Metodologi & Teknologi Justitia.AI
Halaman ini menjelaskan definisi indikator, sumber data, metode pembaruan, teknik analisis, serta stack teknologi yang menopang platform intelijen kriminal & peradilan Justitia.AI.
Tingkat Kepercayaan Data
Setiap indikator, panel, dan detail data pada Justitia.AI diberi label status kualitas berikut
Label ini muncul otomatis pada kartu KPI, panel visualisasi, dan dialog detail (Detail →). Klik indikator apa pun untuk melihat sumber, rekaman rujukan, serta catatan kualitas datanya secara transparan.
1. Indikator Utama
Definisi, formula, dan rujukan setiap indikator strategis
- Crime RateJumlah kejadian kejahatan per 100.000 penduduk per bulan.Rujukan
- Statistik Kriminal TahunanKualitas:Cakupan nasional; lag publikasi ±12 bulan; hanya kejahatan tercatat.
- Pusiknas Polri — Data KejahatanKualitas:Update harian; potensi under-reporting untuk kejahatan tidak dilaporkan (dark number).
- Statistik Kriminal Tahunan
- Clearance RatePersentase kasus yang berhasil diselesaikan Polri dibanding total kasus dilaporkan.Rujukan
- Pusiknas — Penyelesaian PerkaraKualitas:Definisi 'selesai' berbeda antar Polda; perlu normalisasi metadata.
- Pusiknas — Penyelesaian Perkara
- Response TimeRata-rata waktu tanggap Polri sejak laporan diterima hingga tiba di lokasi.Rujukan
- Command Center 110 PolriKualitas:Terekam otomatis dari CAD; cakupan penuh baru di wilayah perkotaan.
- Command Center 110 Polri
- Victimization IndexIndeks komposit tingkat viktimisasi dari survei keamanan publik.Rujukan
- Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) — Modul KeamananKualitas:Survei triwulanan; margin error ±3%; representatif sampai level provinsi.
- Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) — Modul Keamanan
- Court BacklogRasio perkara belum diputus terhadap total perkara masuk pada periode berjalan.Rujukan
- SIPP Mahkamah AgungKualitas:Data real-time per satker; kualitas tergantung disiplin input PN/PA/PTUN.
- Laporan Tahunan MA-RIKualitas:Divalidasi Kepaniteraan MA; publikasi tahunan.
- SIPP Mahkamah Agung
- Time to DispositionMedian hari dari registrasi perkara hingga putusan berkekuatan hukum tetap.Rujukan
- Direktori Putusan MAKualitas:Cakupan >90% putusan sejak 2016; metadata tanggal upload bisa berbeda dengan tanggal putus.
- Direktori Putusan MA
- Prison OccupancyRasio jumlah warga binaan terhadap kapasitas Lapas/Rutan.Rujukan
- SDP Ditjen PASKualitas:Update harian per UPT; kapasitas hunian rujukan tahun terkini.
- SDP Ditjen PAS
- Recidivism RatePersentase mantan warga binaan yang kembali melakukan tindak pidana dalam 3 tahun.Rujukan
- Studi Residivisme Balitbang KumhamKualitas:Kohort 3–5 tahun; tergantung linkage NIK antar UPT — masih parsial.
- Studi Residivisme Balitbang Kumham
- Corruption PerceptionIndeks persepsi korupsi berbasis survei nasional & internasional (CPI-style).Rujukan
- Corruption Perceptions Index — Transparency InternationalKualitas:Publikasi tahunan; agregasi 13 sumber; margin ±3 poin.
- Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) — BPSKualitas:Survei tahunan; representatif nasional & 34 provinsi.
- Corruption Perceptions Index — Transparency International
- Rule of Law IndexIndeks komposit supremasi hukum (constraints on power, open government, fundamental rights).Rujukan
- WJP Rule of Law IndexKualitas:Survei ahli & rumah tangga; publikasi tahunan; 8 faktor, 44 sub-faktor.
- WJP Rule of Law Index
- Human Rights ScoreSkor komposit pelaporan pelanggaran HAM & tindak lanjut penyelesaian.Rujukan
- Laporan Tahunan Komnas HAMKualitas:Berbasis pengaduan masuk; belum menangkap kasus tak dilaporkan.
- OHCHR Universal Human Rights IndexKualitas:Rekomendasi PBB per negara; update per siklus UPR (4–5 tahun).
- Laporan Tahunan Komnas HAM
- Public TrustTingkat kepercayaan publik terhadap institusi hukum dari survei triwulanan.Rujukan
- Survei LSI / Indikator Politik IndonesiaKualitas:n≈1.200; margin ±2,9%; frekuensi triwulanan.
- Edelman Trust Barometer — IndonesiaKualitas:Sampel online; skew ke populasi urban terdidik.
- Survei LSI / Indikator Politik Indonesia
- Cyber Incident VolumeJumlah insiden siber yang tercatat per kategori (fraud, ransomware, phishing, dsb.).Rujukan
- Honeynet & Monitoring BSSNKualitas:Otomatis dari sensor; belum mencakup insiden internal korporasi.
- ID-SIRTII/CC ReportsKualitas:Agregasi laporan sektor telekomunikasi; publikasi bulanan.
- Honeynet & Monitoring BSSN
- Cyber Response TimeWaktu rata-rata mitigasi insiden siber sejak deteksi.Rujukan
- CSIRT Nasional — SLA MitigasiKualitas:Berdasar tiket internal; kualitas tergantung klasifikasi severity.
- CSIRT Nasional — SLA Mitigasi
- Risk Score (1–25)Perkalian likelihood (1–5) × impact (1–5) untuk KPI/alert (matriks risiko 5×5).Rujukan
- ISO 31000:2018 Risk ManagementKualitas:Standar acuan; skala kualitatif harus dikalibrasi tiap kuartal.
- NIST SP 800-30 Risk AssessmentKualitas:Panduan asesmen risiko; kombinasi kualitatif–kuantitatif.
- ISO 31000:2018 Risk Management
- Forecast ConfidenceInterval kepercayaan proyeksi 6 bulan (exponential smoothing α=0.4).Rujukan
- Hyndman & Athanasopoulos — Forecasting: Principles & PracticeKualitas:Referensi metodologi; interval prediksi asumsi residual normal.
- Hyndman & Athanasopoulos — Forecasting: Principles & Practice
2. Sumber Data
Institusi & sistem sumber yang terintegrasi
| Sumber | Cakupan Data |
|---|---|
| Polri (Pusiknas) | Data kejahatan, laporan polisi, response time, clearance rate. |
| Kejaksaan Agung (CMS) | Perkara tahap penyidikan, penuntutan, dan eksekusi. |
| Mahkamah Agung (SIPP) | Registrasi perkara, jadwal sidang, putusan, dan backlog. |
| Ditjen PAS Kemenkumham | Populasi warga binaan, kapasitas Lapas/Rutan, program pembinaan. |
| KPK & BPK | Kasus tipikor, kerugian negara, hasil audit tata kelola. |
| Komnas HAM | Pengaduan dan pemantauan pelanggaran HAM. |
| BSSN & CSIRT | Insiden siber nasional & sektoral. |
| BPS | Survei viktimisasi, kependudukan, indeks pembangunan sosial. |
| Kemenko Polhukam | Indikator strategis lintas sektor. |
| Open Data & Media | Data publik pemerintah, monitoring media (OSINT). |
3. Metode Pembaruan Data
Ingestion pipeline & jaminan kualitas
4. Metode Analisis Data
Descriptive → Diagnostic → Predictive → Prescriptive
5. Teknologi yang Digunakan
Stack modern, AI-native, siap enterprise & GovCloud
- React 19 + TypeScript
- TanStack Start & Router
- Tailwind CSS v4
- shadcn/ui + Radix
- Apache ECharts
- Framer Motion
- TanStack Server Functions
- Node.js / Edge Runtime
- PostgREST / REST + GraphQL
- Zod validation
- PostgreSQL + TimescaleDB
- ClickHouse (OLAP)
- Apache Kafka + Debezium (CDC)
- Apache Airflow (orkestrasi)
- dbt (transformasi)
- MinIO / S3 (data lake)
- Python (Pandas, scikit-learn)
- Prophet / statsmodels
- PyTorch / TensorFlow (LSTM)
- LangChain + RAG
- Vector DB (pgvector / Qdrant)
- Lovable AI Gateway (Gemini, GPT)
- OAuth2 / OIDC + RBAC
- Row-Level Security (RLS)
- Audit log terenkripsi
- ISO 27001 & SNI SPBE
- End-to-end TLS 1.3
- Kubernetes (on-prem / GovCloud)
- Docker & Helm
- Observability: Grafana, Prometheus, Loki
- CI/CD GitHub Actions
6. Arsitektur Ringkas
Alur data end-to-end
[Sumber Data] [Ingestion] [Data Platform] [Analytics & AI] [Executive UI] Polri / Kejaksaan → Kafka / Airflow → PostgreSQL + TSDB → ML / LLM / Forecast → Justitia.AI MA / Ditjen PAS (CDC, Batch, ClickHouse (OLAP) Risk Engine, RAG, (React + ECharts, KPK / Komnas HAM API, SFTP) dbt + Great Exp. Anomaly Detection) Glassmorphism) BSSN / BPS / OSINT
7. Keamanan & Kepatuhan
Prinsip zero-trust untuk data sensitif negara
- Enkripsi data at-rest (AES-256) dan in-transit (TLS 1.3).
- Otentikasi OAuth2 / OIDC dengan MFA wajib untuk pengguna eksekutif.
- RBAC + Row-Level Security untuk pemisahan akses per institusi & wilayah.
- Audit log immutable untuk setiap akses dan tindakan analitik.
- Kepatuhan pada UU PDP, ISO 27001, dan pedoman SPBE (SNI 8799).